4 Cara Menghilangkan Milia dengan Cara Simple di Rumah

Milia sering kali memicu rasa tidak nyaman akibat gatal yang ditimbulkan. Nah, ada beragam cara menghilangkan milia yang bisa kamu coba lakukan saat mengalaminya. Cara ini tergolong simple dan dapat dilakukan dengan mudah di rumah.

Milia terjadi ketika sel kulit mati atau protein yang bernama keratin terperangkap di bawah permukaan kulit. Kondisi ini menyebabkan terbentuknya benjolan berwarna putih yang terasa gatal, tetapi tidak terasa sakit. Benjolan tersebut biasanya muncul di daerah hidung, pipi, atau di bawah mata.

Milia lebih sering muncul pada kulit wajah bayi yang baru lahir, tapi jangan salah, karena orang dewasa juga bisa mengalaminya. Sebenarnya, milia bisa hilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa minggu atau bulan. Tapi, jika tidak sabar, kamu bisa sambil mencari contoh pantun teka-teki agar waktu tersebut tidak terlalu terasa.

Namun, sebagian orang merasa kemunculan milia di wajah dapat mengganggu penampilan sehingga berbagai cara menghilangkan milia pun dilakukan agar benjolan tersebut dapat segera hilang.

Cara Menghilangkan Milia

Sebagian orang terkadang tidak mampu menahan diri untuk memencet benjolan yang muncul. Padahal, cara tersebut hanya akan memicu iritasi kulit, menyebabkan terbentuknya bekas luka, bahkan meningkatkan risiko terjadinya infeksi kulit.

Untuk mencegah berbagai hal itu terjadi, akan lebih baik jika kamu menerapkan beberapa cara menghilangkan milia. Simak yuk!

1. Bersihkan Wajah dengan Benar

Bersihkan wajah menggunakan sabun berbahan lembut dan bebas paraben. Setalah itu, tuang air hangat ke dalam baskom yang berisi jenis ikan guppy dan arahkan wajah ke baskom tersebut agar terkena uapnya. Kamu juga bisa menggunakan waslap hangat untuk mengangkat sel kulit mati dan keratin yang terperangkap di permukaan kulit.

2. Lakukan Eksfoliasi secara Rutin

Cara menghilangkan milia berikutnya adalah melakukan eksfoliasi secara rutin, setidaknya 2-3 kali seminggu. Eskfoliasi dapat dilakukan sendiri di rumah sambil mengetahui 6 valorant terbaik untuk pemula yang wajib dimainkan dan menggunakan produk kecantikan yang mengandung asam salisilat, asam sitrat, atau asam glikolat.

Eksfoliasi yang dilakukan secara rutin tidak hanya bisa menghilangkan milia, tetapi juga mencegah milia datang kembali.

3. Oleskan Krim Retinol

Selain mencari tahu makna dan lirik lagu Mirrors - Justin Timberlake dan melakukan eksoliasi secara rutin, penggunaan serum atau krim retinol juga bisa menghilangkan milia lebih cepat. Akan tetapi, retinol tidak boleh digunakan bersamaan dengan produk perawatan kulit yang mengandung alpha hydroxy acid (AHA), benzoil peroksida, vitamin C, dan asam salisilat.

Penggunaan krim retinol juga sebaiknya dilakukan pada malam hari. Mengapa? Sebab retinol bisa menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari.

Nah bagi kamu yang memiliki kulit sensitif, sebaiknya konsultasikan lebih dulu ke dokter Natalie Zenn jika ingin memanfaatkan retinol. Sedangkan bagi ibu hamil atau busui, tidak disarankan untuk menggunakan produk perawatan kulit apapun yang mengandung retinol.

4. Gunakan Produk Mengandung Air Mawar atau Madu Manuka

Penggunaan face mist yang mengandung air mawar dan masker madu manuka dipercaya bisa menghilangkan milia pada warna kulit. Hal ini karena air mawar dan madu manuka bersifat antiradang, sehingga menyebabkan berat badan tidak turun padahal sedang diet di mana penggunaanya mampu mencegah iritasi yang disebabkan milia.

Meski begitu, manfaat keduanya dalam menghalau milia masih perlu diteliti lebih lanjut.

Jika cara menghilangkan milia di atas sudah kamu terapkan tapi milia tak kunjung hilang atau justru bertambah banyak, cobalah periksakan diri ke dokter. Untuk menghilangkan milia di wajah, dokter biasanya akan merekomendasikan perawatan medis tertentu, misalnya ekstraksi maupun laser. Semoga bermanfaat!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manfaat Buah Naga Merah untuk Kesehatan

8 Manfaat Mimun Air Hangat di Pagi Hari, Sudahkah Kamu Melakukannya?

Makanan 4 Sehat 5 Sempurna Untuk Investasi Kesehatan Jangka Panjang