5 Jenis Anemia Yang Tidak Banyak Diketahui Banyak Orang

 


Salah satu penyakit yang umum dialami banyak orang Indonesia saat ini adalah anemia. Apa itu anemia? Anemia adalah sebuah kondisi dimana sel darah merah dalam tubuh kita memiliki jumlah sedikit atau tidak memiliki porsi yang pas dalam tubuh.

Hal itu terjadi karena kurangnya asupan zat besi dalam tubuh, sehingga sel darah merah tidak dapat diproduksi. Seperti yang kita ketahui, tanpa zat besi sel darah merah tidak mampu untuk membawa oksigen di dalam jaringan tubuh.

Kondisi inilah yang menjadikan seseorang mengidap penyakit anemia atau kekurangan sel darah merah.

Menurut data WHO, saat ini sudah 2 Miliar orang yang mengidap penyakit anemia. Tentu saja, penyakit ini sering dinobatkan sebagai penyakit yang umum terjadi dikalangan masyarakat.

Pemicu anemia tidak hanya karena kekurangan zat besi dalam tubuh, melainkan kurangnya viramin B12, asam folat, dan gizi lainnya. Namun, ada beberapa jenis anemia yang terjadi karna kelainan genetik.

Untuk mengetahui jenis apa itu, di bawah ini kami akan menjelaskan jenis-jenis anemia yang tidak banyak diketahui oleh orang.

Anemia Sel Sabit

Jenis anemia yang pertama adalah anemia sel sabit. Anemia ini biasanya terjadi bagi orang dengan gen hemoglobin protein darah berbentuk tidak normal. Kondisinilah yang membuat sel darah merah yang diproduksi berbentuk sabit atau tidak normal.

Hal itu menjadikan, oksigen tidak dapat dibawa secara smepurna oleh darah dan mudah pecah. Anemia ini sendiri dapat berujung kepada penyakit berat seperti stroke, serangan jantung, pembengkakan tangan dan kaki, serta menurunnya fungsi imun tubuh.

Thalasemia

Jenis anemia selanjutnya adalah Thalasemia. Mungkin jenis anemia yang satu ini cukup sering untuk kalian dengar. Thalassemia adalah jenis anemia yang terjadi karena faktor genetic dalam tubuh.

Tubuh seseorang yang mengidap jenis anemia ini tidak akan dapat menghasilkan hemoglobin yang cukup untuk membawa oksigen ke seluruh jarinagn tubuh. Gejala dari anemia ini sendiri adalah, mudah kelelahan, pembesaran limfa yang cukup luas, pertumbuhan tulang yang tidak semestinya, hingga penyakit kuning.

Anemia Pernisiosa Kongenital

Selanjutnya adalah anemia pernisiosa kongenital. Jenis anemia ini cukup jarang ditemukan di Indonesia atau terbilang cukup langka. Anemia ini terjadi saat seseorang dilahirkan dengan ketidakmampuan untuk menghasilkan faktor intrinsik protein di lambung.

Protein di lambung ini bekerja dalam membantu tubuh menyerap vitamin B12. Seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya, kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia dan membuat sel darah tidak sehat.

Anemia Fanconi

Jenis anemia yang satu ini dapat menyebabkan sumsum tulang tidak menghasilkan pasokan sel darah yang cukup untuk tubuh. Ciri-ciri orang yang mengidap gejala ini mirip dengan gejala anemia biasa seperti mudah kelelahan dan pusing.

Namun, beberapa orang yang mengidap jenis anemia ini beresiko mengalami infeksi. Hal itu dikarenakan sel darah putih di dalam tubuh tidak cukup untuk melawan kuman yang masuk.

Sferositosis Herediter

Jenis anemia ini biasanya diwariskan oleh orang tua ke anaknya. Jenis ini ditandai dengan sel darah merah yang abnormal atau sering disebut sbeagai sferosit yang tipis dan rentan. Sel-sel ini tidak dapat berubah bentuk untuk melewati organ-oragan tertentu seperti yang biasa dilakukan sel darah merah yang normal

Hal itu mengakiabtkan, sel-sel tersebut tinggal di dala lipa lebih lama dan dihancurkan. Penghancuran sel darah merah ini dapat menyebabkan anemia. Namun, biasanya orang-orang yang mengidap jenis anemia ini hanya mengalami anemia ringan.

Untuk mengetahui selengkapnya mengenai anemia, kamu dapat membacanya disini.

Nah, itulah 5 jenis anemia yang jarang diketahui banyak orang. Semoga ulasan kami dapat membantu dan selamat membaca!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manfaat Buah Naga Merah untuk Kesehatan

8 Manfaat Mimun Air Hangat di Pagi Hari, Sudahkah Kamu Melakukannya?

Makanan 4 Sehat 5 Sempurna Untuk Investasi Kesehatan Jangka Panjang